Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

5.978 item publik

Publikasi

Halaman 124 dari 299

How to Sell Yourself

Ray Grose
2025 · Book · Open Access

Everyone working in an organisation has seen unworthy executives advance up the corporate ladder while more competent alternatives have been overlooked. Why does this seemingly unfair situation occur over and over again? It is because many dedicated and competent executives concentrate on doing their jobs to the very best of their ability but fail to promote themselves as valuable organisational members. In particular they pay little attention to a fundamentally important factor in organisational success: their personal 'image' - the picture that other people hold of them, made up from the quality of thousands of interpersonal interactions. How to Sell Yourself gives indispensable guidelines on how you can sell yourself, particularly how you can develop and manage your 'image' for success. It illustrates how the 'correct' image for an individual is rarely just a projection of personality, as successful executives purposefully design, manufacture and adapt their image appropriately for their position and to the culture of their organisation.

How Mommy's Love Helped Me Succeed In School?

Dr. Guy in Glass
2025 · Book · Open Access

This book is about the role and importance of true love to Excellence for All in school and in life. Love, true love, is the most powerful life giving and animating power we all need first and the most if we are to be willing and able to: *be open and receptive to both our external and internal learning worlds. *strive for the very knowledge and skills congruent to our innate talent. *use our knowledge and skills to awaken the positive side of the sleeping giant in us. *re-align what we have to do to what we love to do. *fight for a decent living out of our own inner calling. *live a decent living conductive to more meaning. *step outside our limiting and limiting self in order to be a blessing to someone else.

How to Be the Happy Wife of an Unsaved Husband

Linda Davis
2025 · Book · Open Access

Every time you get your hopes up, they come crashing down--shattering like broken promises. You crumble under the weight of your own disappointment. In despair, you cry out to God, “Why don’t You do something? I need your help! Will You ever save my husband?” This is the heart-wrenching cry of a Christian woman whose husband doesn’t know Christ as his Savior and Lord. A great spiritual gulf separates them. It is difficult to agree on day-to-day decisions, let alone larger questions. Everyday life becomes a lonely and painful existence. Linda Davis lived in this difficult situation for fifteen years as she prayed and waited for her husband to become a Christian. Her pain came not only because her husband wasn’t saved, but also because very few people in the church knew how to help her during her struggle. Yet understanding how to cope with this situation is crucial for a wife’s own spiritual health and for strength to endure the strain she is under. Drawing from personal experience and biblical wisdom, Linda Davis describes how you can: Be happy in spite of your circumstances Understand your husband’s point of view Witness to your husband without saying a word Release your husband to God Rely on God’s perfect timing for your husband’s salvation Understand what God means by submission Deal with rejection and hostility Be set free from worry and guilt The Christian wife of an unsaved husband has a special ministry that no one else can fulfill. Linda Davis explains how to minister to your husband while living a rewarding life both spiritually and personally. This book will benefit any woman who desires a deeper spiritual life for both her husband and herself.

How the Liberal Arts Can Save Liberal Democracy

Steven M. DeLue
2025 · Book · Open Access

Currently, liberal democracy is threatened by authoritarian movements, not just in the United States but also in societies around the world. The liberal arts helps to arrest these tendencies because of the support by citizens in liberal democracies for the values the latter shares with the liberal arts: autonomy and freedom. Autonomy is the capacity to make reasoned decisions about a host of political, social, and personal matters—independent of external parties who seek to control our lives for the sake of their ends and at the cost of our freedom. But autonomy depends on people being able to enter into discussions—what I call discourses of mutual respect—designed to test ideas in public against facts and good reasons. This discourse is facilitated by an enlarged culture through which individuals identify what they hold in common and by which individuals work to understand their differences. Now, authoritarian regimes reject autonomy because it empowers citizens to designate the boundaries and content of political authority. Liberal democracies, in contrast, embrace autonomy because it is the basis for the political institutions that provide civic equality—and through it—the freedom of citizens to control their destiny. Yet, ironically, an enlarged culture and the discourse of mutual respect that, together, sustain autonomy are not likely to be produced within a highly partisan political atmosphere of a liberal democracy. Still, a liberal democracy is open to the importation of these elements from the liberal arts. Thus, saving liberal democracy from authoritarianism depends on a robust liberal arts presence in society. What reforms of the liberal arts are needed to make this objective possible? Much rides on the answer to this question. For the fact is that if the liberal arts recedes to a whisper, liberal democracy is likely to be defeated by the authoritarian’s bluster-filled and always nihilist roar.

Paradigma Pendidikan Praktis dalam Pembelajaran Seni Musik untuk Anak di Sekolah Dasar

Nur Fajrie; dkk.
2025 · Book · Open Access

Buku ini merupakan hasil pemikiran dan ide praktis berdasarkan literatur ilmiah yang dapat digunakan untuk menulis maupun mengembangkan karya tulis bagi mahasiswa PGSD. Pendidik di Sekolah Dasar harus memiliki pengetahuan dan pengalaman secara teoritis dan praktis dalam mengimplementasikan metode maupun media dalam pembelajaran seni untuk dunia anak yang bersifat bermain serta berkarya seni. Buku ini bermanfaat bagi mahasiswa maupun guru Sekolah Dasar dalam mengimplementasikan pembelajaran seni yang selama ini belum banyak dikaji secara empiris dan berdasarkan konsep-konsep seni untuk anak yang berbasis keunggulan budaya lokal. Perkembangan teknologi dan perubahan paradigma pendidikan saat ini menempatkan kebutuhan individu anak yang menjadi permasalahan pendidik, orangtua, dan masyarakat di era disrupsi. Analisis ilmiah dalam pembahasan buku ini memberikan gambaran umum maupun secara operasional dalam mengajarkan dan melatih anak-anak dalam pembelajaran seni musik di ruang lingkup pendidikan estetis. Semoga dengan hadirnya buku ini dapat memberikan informasi dan wawasan pendidikan seni untuk anak sebagai penerapan dialektika akademis untuk perkembangan ilmu sebagai paradigma belajar yang sesuai dengan psikologis maupun budaya sekitarnya.

Seni Intelijen: Strategi Jitu Mengungkap Informasi Tersembunyi

Hendri Kremer
2025 · Book · Open Access

Mungkin di dunia zaman ini diperlukan satu informasi. Untuk mendapatkan informasi itu tidak mudah, diperlukan intelijen yang handal dan terlatih. Intelijen berperan penting dalam mengumpulkan, menganalisis, dan memanfaatkan informasi untuk kepentingan pengambilan keputusan strategis. Di era informasi yang semakin kompleks ini, kemampuan intelijen menjadi kunci untuk navigasi di tengah ketidakpastian dan ancaman yang terus berkembang. Intelijen dituntut untuk bisa mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, baik secara terbuka maupun tertutup, dengan tetap memperhatikan aspek etika dan legalitas. Namun, pengumpulan informasi saja tidak cukup. Intelijen juga harus mampu mengolah dan menganalisis informasi mentah menjadi produk intelijen yang akurat, relevan, dan tepat waktu. Berbagai teknik analisis seperti analisis link, analisis time event, dan analisis konten digunakan untuk menghasilkan wawasan yang actionable. Hasil analisis intelijen kemudian dimanfaatkan untuk mendukung pengambilan keputusan dan perencanaan strategis di berbagai bidang, mulai dari keamanan nasional, diplomasi, bisnis, hingga penanganan krisis. Intelijen menjadi mata dan telinga para pemimpin untuk mengantisipasi peluang dan ancaman yang mungkin tidak terlihat di permukaan. Namun, di era digital seperti sekarang, intelijen juga menghadapi tantangan baru. lsu privasi, keamanan siber, dan disinformasi menjadi problema yang harus dihadapi. Intelijen dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkannya secara cerdas, tan pa melanggar batas-batas etika dan hak asasi manusia. Oleh karena itu, pengembangan kapasitas intelijen yang profesional, berintegritas, dan adaptif menjadi keniscayaan. Diperlukan pendidikan, pelatihan, dan pemutakhiran kemampuan secara berkelanjutan agar intelijen bisa terus menjadi garda terdepan dalam mengamankan kepentingan nasional di tengah dinamika dunia yang kompleks ini.

Belajar Seni Memimpin pada Muhammad

Drs. H. Erjati Abas; M.Ag
2025 · Book · Open Access

"""Buku bermanfaat, bacaan kita semua. -- Febry Syahputra Enterpreneur property. Buku ini membuat kita bijaksana. -- Aly saleh Motivator kehidupan (hmi) Hadiahkan buku ini kepada siapa yang anda cintai. -- Karman bm Ketua Umum pp. Gerakan Pemuda Islam Indonesia (Gpii) priode 2013-2017. Baca buku ini, mengembangkan kepemimpinan Anda. -- Randi muchriman Ketua Umum Pengurus Besar Pelajaran Islam Indonesia(pb.Pii) priode 2012-2015. Www.Pelajarislam.Com"""

Seni Mempengaruhi Orang

Arya Daniswara
2025 · Book · Open Access

Hidup adalah sebuah kompetisi, pertaruhan, persaingan, dan perjuangan untuk dimenangkan. Siapa yang mampu menguasai medan, memegang kendali, dan mempengaruhi orang lain dalam setiap aspek hubungan serta pertaruhan hidup dalam hubungan sosial, maka dialah calon pemenangnya. Apakah Anda ingin menjadi pemenangnya? Yang pasti, Anda tidak bisa serta-merta menguasai medan, memegang kendali, dan mempengaruhi orang lain dengan tangan hampa. Lantas, bagaimana caranya? Buku ini meretasnya secara komprehensif untuk Anda. Melalui buku ini, Anda dapat mempelajari prinsip-prinsip dasar yang bisa membantu Anda mempersiapkan diri menjadi pribadi yang berintegritas dan mempunyai aura kuat untuk menebarkan pesona bagi orang lain—membujuk dan menaklukkan orang lain. Di dalamnya, Anda bisa menemukan cara-cara membentuk kepribadian yang berkualitas, membongkar kepribadian kreatif, membangun kepercayaan diri, menjadi inspirasi, mempengaruhi dan menaklukkan orang lain, memanfaatkan strategi art of war, dan teknik-teknik lain untuk mempersiapkan diri Anda menjadi seorang pemenang sekaligus pemimpin. Bersama buku ini, bersiaplah menjadi pemenang!

How to Become a Gardener

Ashlie Thomas
2025 · Book · Open Access

An empowering guide to increasing your food security through the cultivation of your own homegrown harvests.

Penelitian Ilmu Teologi

Amos Winarto
2024 · Book · Open Access

Buku ini lahir dari komitmen para staf pengajar STT-Aletheia untuk menggumuli jawaban dari pertanyaan, “Mengapa para mahasiswa dan mahasiswi STT-Aletheia harus menulis sebuah karya ilmiah akhir (skripsi atau tesis)?” Jawabannya tentulah bukan karena para dosen dahulu sudah melakukannya sehingga sekarang mereka harus juga melakukan. Tidak seharusnya para mahasiswa dan mahasiswi menulis skripsi atau tesis hanya demi memenuhi salah satu persyaratan kelulusan, walaupun ini penting. Tujuan utama buku ini adalah untuk menolong para peserta didik ilmu teologi dalam menulis makalah dan tugas akhir mereka dengan lebih baik lagi melalui penggunaan metodologi ilmu teologi itu sendiri. Secara khusus, kecintaan mereka terhadap teologi dan metodologinya kiranya dapat makin bertumbuh dan berkembang melalui buku ini. Diharapkan dengan kecintaan yang makin bertumbuh ini tulisan mereka pun bisa makin menunjukkan gairah keilmuan mereka daripada sekadar karena sebuah kewajiban untuk kelulusan. Ilmu teologi seharusnya membangkitkan gairah yang mendatangkan sukacita dan bukan kegentaran yang mendatangkan tekanan.

Teologi al-Ghazali

M. Zurkani Jahja
2024 · Book · Open Access

Analysis of Ghazzali's thoughts, 1058-1111, a Persian theologian and philosopher, on Islamic theology.

Kualitatif

Rifai
2024 · Book · Open Access

Metode penelitian teologi/Pendidikan Agama Kristen, dipengaruhi oleh pertimbangan-pertimbangan pendekatan dari obyek dan masalah penelitian tersebut. Obyek dan masalah penelitian tidak semuanya dapat didekati dengan pendekatan yang sama, untuk itu perlu adanya pendekatan lain yang berbeda. Metode penelitian yang menggunakan pendekatan secara etnografi adalah pendekatan penelitian kualitatif. Analisa penelitian kualitatif digunakan pertama kali oleh para ahli sosiologi dari Mazhab Chicago pada tahun 1920-1930, yaitu menggunakan penelitian kualitatif untuk mengkaji kehidupan manusia dalam kelompoknya. Pada waktu yang bersamaan kelompok ahli antropologi menggunakan untuk menjelaskan outline dari metode karya lapangan, dimana mereka melakukan pengamatan langsung ke lapangan untuk mempelajari adat dan budaya masyarakat setempat. Buku yang ditulis secara ringkas dan dengan kata-kata sederhana ini akan memudahkan pembaca memahami bagaimana teori, riset dan praktek pembuatan penelitian kualitatif. Berkenaan dengan kurikulum baru yang mengharuskan setiap mahasiswa teologi/Pendidikan Agama Kristen untuk mempelajari metode penelitian baik kuantitatif maupun kualitatif, buku ini merupakan referensi yang cocok untuk digunakan. Selain memadu yang mahasiswa menjadi seorang peneliti kualitatif tetapi juga membuka wacana tentang teknis pelaksanaan penelitian kualitatif yang belum banyak para mahasiswa teologi/Pendidikan Agama Kristen. Agar kita semua tidak tertinggal dengan mata kuliah baru ini maka haruslah segera memiliki buku ini. Sebab selain buku ini dirancangsecara khusus untuk model penelitian Pendidikan Agama Kristen/Teologi, buku ini juga dilengkapi dengan teknik penyusunan proposal penelitian bahkan penyusunan laporan penelitian kualitatif. Salah satu keunggulan lain dari buku ini, ditulis oleh seorang penulis yang telah lama aktif dalam pembimbingan penulisan karya ilmiah dan penelitian teologi/Pendidikan Agama Kristen.

Antara Teknologi Dan Teologi Theopanoptik Dalam Pendisiplinan Aktor Di Perpustakaan

Dr. Mulyadi; M.Hum.
2024 · Book · Open Access

Dr Mulyadi, MHum, lahir di Bojen Pandeglang, 03 Agustus 1977 Alumni Program Doktoral Ilmu Perpus- takaan dan Informasi Islam (IPII) UIN Sunan Kalijaga tahun 2020 ini merupakan dosen tetap Prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah Palembang Anggapan selama ini kehadiran teknologi modern di perpustakaan seperti: RFID, CCTV, Security Gate, Fingerprint, dan berbagai sistem aplikasi berbasis website yang support dengan handphone genggam dan tablet sebagai panoptic (pan = penghuni, dan optic = cahaya/ memandang dari jauh), dianggap telah mampu mendisiplinkan para aktor di perpustakaan, ternyata memiliki celah yang dapat dimani- pulasi Celah teknologi tersebut dapat diatasi dengan memaksimalkan kekuatan spirit keagamaan sebagai kepatuhan teologis dalam bentuk terminologi hisab dan muraqobah sebagai pengawasan teologis yang melahirkan konsep “theopanoptic”, yaitu sebuah mekanisme kontrol eksternal dari teknologi dan eksternal dari teologi yang memiliki efek deterministik dalam pendisiplinan para aktor di perpustakaan Buku ini lahir dari hasil disertasi penulis yang berhasil dipertahankan pada sidang promosi pada tanggal 14 Agustus 2020 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Theopanoptic merupakan kebaruan dari disertasi penulis bahwa, ketika membangun sebuah perpustakaan tidak cukup dengan teknologi modern saja, tetapi ada entitas lain seperti kepatuhan teologi yang perlu diperhatikan karena memiliki efek hampir sama dengan teknologi dalam mendisiplinkan para aktor di perpustakaan Buku ini juga lahir sebagai upaya mengintegrasikan perpustakaan dengan nilai-nilai ke-Islaman, khususnya di perpustakaan perguruan tinggi Islam Ternyata untuk menyatukan dua keilmuan yang berbeda butuh ilmu lain untuk mengintegrasikannya dalam hal ini teknologi.