Profil penulis
Ahmad
472 karya publik ditemukan.
Biografi Sang Murobbi Abuya Al-ustad Al Habibb Hasan bin Ahmad baharun
Idzhar Shidqil Mawaddah Fi Syarkhil Burdah
Metode Penelitian Kuantitatif
Buku kategori sains dan teknologi yang berjudul Metode Penelitian Kuantitatif merupakan karya dari Adhi Kusumastuti, Ahmad Mustamil Khoiron & Taofan Ali Achmad. Buku ini disusun untuk menjembatani kesenjangan antara buku teks dan diskusi teoretis abstrak metodologi. Dengan membaca buku ini, diharapkan pembaca dapat terdorong untuk terlibat secara aktif dalam melakukan penelitian kuantitatif. Harapan lain, buku ini dapat membantu penerapan teori secara mendasar dalam praktik penelitian kuantitatif. Buku ini membahas tentang esensi, variabel, hipotesis, populasi dan teknik sampling, instrumen, dan teknik pengumpulan dan analisis data pada penelitian kuantitatif. Semoga buku penelitian kuantitatif ini bermanfaat dan berguna dalam melaksanakan penelitian yang berkualitas.
MANAJEMEN PENDIDIKAN : Konsep, Tantangan, dan Strategi di Era Digital
Buku “Manajemen Pendidikan : Konsep, Tantangan, dan Strategi di era digital” ini adalah panduan penting bagi siapa saja yang tertarik pada dunia pendidikan, terutama dalam era digital yang berkembang pesat. Penulisnya merinci konsep dasar manajemen pendidikan dan ruang lingkupnya, menjelaskan peran penting manajemen dalam membentuk institusi pendidikan yang sukses. Buku ini menyoroti keterkaitan antara manajemen yang baik dan kualitas pendidikan yang tinggi, serta menggali konsep kepemimpinan transformasional dalam dunia pendidikan. Selain itu, buku ini juga membahas pengukuran kinerja, akuntabilitas, dan pentingnya memahami dan mengelola diversitas, inklusi dalam lingkungan pendidikan serta Pandangan tentang masa depan manajemen Akhirnya, buku ini menekankan pentingnya keberlanjutan dan tanggung jawab sosial dalam manajemen pendidikan. Dengan bahasa yang jelas dan studi kasus yang menginspirasi, buku ini akan memberikan pemahaman yang mendalam tentang manajemen pendidikan dalam era digital, menjadikannya sumber pengetahuan yang berharga bagi praktisi pendidikan, pemimpin, peneliti, dan mereka yang ingin berkontribusi pada masa depan pendidikan yang lebih baik.
Manajemen Pendidikan: Konsep, Strategi dan Implementasi di Sekolah
Buku Manajemen Pendidikan: Konsep, Strategi, dan Implementasi di Sekolah membahas secara komprehensif bagaimana proses pengelolaan pendidikan dilakukan secara efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran yang optimal. Melalui pendekatan teoritis dan praktis, buku ini menguraikan berbagai konsep dasar manajemen pendidikan, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan pendidikan di lingkungan sekolah.Selain itu, buku ini juga menyajikan berbagai strategi inovatif yang dapat diterapkan oleh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Pembahasan meliputi manajemen kurikulum, sumber daya manusia, sarana prasarana, keuangan, serta hubungan sekolah dengan masyarakat.
Akidatul Awam
Sifat Wajib, Jaiz, Mustahil Bagi Allahdan Rasulullah
Alalamatul Banani
Ta'rif Usul Fikih, Ta'riful Hukum, Ta'riful Qodho
Taysir al-Nahwa
Mafatikhul Wushul
Usul Fikih
Cara Mudah Memahami Al-Quran Otodidak Metode 3 In 1
Tidak sedikit umat Islam di Indonesia yang kesulitan dalam memahami kandungan ayat-ayat al-Quran karena terkendala penguasaan bahasa Arab. Padahal bahasa Arab adalah bahasa sumber primer ajaran Islam. Penguasaan bahasa Arab yang baik juga akan sangat memudahkan Anda yang ingin mulai untuk mempelajari sumber utama ajaran Islam, al-Quran. Metode 3 in 1 yang ditemukan oleh penulis hadir untuk menjawab permasalahan tersebut. Metode ini merupakan perpaduan antara tiga aspek: mempelajari kata dalam bahasa Arab dalam al-Quran, memahami makna yang terkandung dalam tiap-tiap ayat yang dipelajari, serta mempelajari tata bahasanya baik sharaf maupun nahwu secara bertahap dan berkelanjutan. Itulah kelebihan buku ini. Sebuah terobosan yang telah teruji selama 18 tahun, membantu Anda yang ingin belajar bahasa Arab secara lebih baik.
Nailur Roja Bisyarkhil Safinatunnajah
Membahas tentang Ibadah, Thoharoh hingga Haji
SHOLAT EMPAT MADZHAB
Buku ini adalah panduan berharga bagi setiap Muslim yang ingin memahami dan menghargai khilafiyah dalam sholat. Dengan bahasa yang ringan namun berbobot, buku ini mengajak kita untuk melihat perbedaan sebagai rahmat, bukan sebagai pemicu perpecahan. Di tengah banyaknya perbedaan pendapat dalam tata cara ibadah, buku ini hadir untuk menegaskan bahwa keberagaman dalam Islam adalah sebuah kekayaan yang perlu disikapi dengan lapang dada dan pemahaman yang lebih mendalam. Penulis dengan cermat menyajikan berbagai perspektif dari para ulama mazhab mengenai bacaan dan gerakan dalam sholat sehari-hari. Buku ini bukan sekadar kajian akademik, tetapi juga ajakan bagi umat Islam untuk lebih menghargai ijtihad para ulama serta menghindari fanatisme yang berlebihan terhadap satu pandangan saja. Dengan demikian, pembaca dapat memperoleh wawasan yang lebih luas serta sikap yang lebih toleran dalam menyikapi perbedaan di tengah masyarakat. Buku ini bukan hanya memberikan pemahaman, tetapi juga menghadirkan ketenangan bagi setiap Muslim dalam menjalankan ibadah. Ditulis dengan pendekatan yang mendidik dan menyejukkan, buku ini layak menjadi bacaan wajib bagi siapa saja yang ingin memperdalam pemahaman tentang sholat dan menghargai perbedaan dalam praktiknya. Semoga kehadiran buku ini membawa manfaat bagi umat Islam dalam menjalani ibadah dengan keyakinan dan kedamaian hati. (UNISMA PRESS)
SEJARAH DAN PERKEMBANGAN DAKWAH DI KERINCI
Judul : SEJARAH DAN PERKEMBANGAN DAKWAH DI KERINCI Penulis : Dr. Ahmad Zuhdi, M.A., Ravico, M.Hum., Herry Prasetia Reski, S.Sos., Suhardiman, S.Sos., Roni Oka Frayoga, S.Sos Editor : Anggi Desviana Siregar Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 144 Halaman ISBN : 978-623-497-429-4 Sinopsis Sejarah perkembangan Islam di Kerinci masih perlu dikaji secara mendalam. Jika dikaji lebih mendalam masih dapat ditemukan beberapa perbauran antara Islam dan adat-istiadat setempat. Secara geogerafis Kerinci yang merupakan wilayah tertinggi di Sumatera, menjadi sangat sulit di akses pada masa lalu. Transportasi menjadi sulit mengingat jalur-jalur yang ada melalui sungai atau perbukitan. Pertanyaan yang paling mendasar ialah bagaimana jalur masuknya Islam dan bagaimana jalur Islamisasi yang berkembang di Kerinci? Berbagai hipotesis yang lahir dari pertanyaan tersebut. Terlepas dari semua hipotesis tersebut, peran tokoh-tokoh Islam yang melakukan Islamisasi di Kerinci menjadi hal yang sentral dalam membangun peradaban Islam di sini. Buku yang berjudul Sejarah dan Perkembangan Dakwah di Kerinci, merupakan hasil kajian yang ditulis oleh tim. Buku ini mencoba memberikan historiografi Islam di Kerinci yang tersusun dengan tema-tema khsusu terutama kajian tentang tarekat dan organisasi ke-Islaman yang berkembang di Kerinci. Buku ini juga mengambarkan prosesi dakwah yang juga digunakan oleh Ulama-ulama terdahulu dalam menanamkan nilai-nilai ke-Islaman bagi masyarakat setempat.
Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia Abad VII Sampai Abad XV
Islmisasi Nusantara merupakan suatu proses yang sangat penting dalam sejarah Islam di Indonesia, dan juga dianggap sebagai permasalahan yang paling tidak jelas. Ketidakjelasan ini antara lain terletak pada pertanyaan kapan Islam datang, dari mana Islam berasal, siapa yang menyebarkan Islam di Nusantara pertama kali dan sebagainya. Karenanya sampai sekarang persoalan ini masih senantiasa menjadi ajang perdebatan para ahli sejarah, meskipun telah diadakan beberapa kali seminar yang membahas masalah tersebut. Pada tahun 1963 para ahli berkumpul di Medan untuk membicarakan persoalan ini secara akademik. Perdebatan pun menjadi sengit yang berujung pada dua pendapat. Tentang waktu dan asal usul Islam. Sejak masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara tentu memerlukan proses yang sangat panjang dan melalui saluran-saluran Islamisasi yang beragam, seperti perdagangan, perkawinan, tarekat (tasawuf), Pendidikan dan kesenian.Pada tahap awal proses Islamisasi, saluran perdagangan sagat dimungkinkan. Hal ini sejalan dengan kesibukan lalu lintas perdagangan abad ke 7 sampai abad ke 16, sebagaimana telah diuraikan di atas. Para pedagang dari Arab, Persia, India dan Cina ikut ambil bagian dalam aktivitas perdagangan dengan masyarakat di Asia Barat, Timur dan Tenggara. Saluran Islamisasi dengan media perdagangan sangat menguntungkan. Hal ini disebabkan karena dalam Islam tidak ada pemisahan antara aktivitas perdagangan dengan kewajiban mendakwahkan Islam kepada pihak-pihak lain. Nabi Muhammad sendiri memimpin ekspedisi dagang ke Syam ketika beliau belum mendapat risalah. Selain itu, dalam aktivitas perdagangan ini, golongan raja dan kaum bangsawan lokal umumnya terlibat di dalamnya. Tentu saja ini sangat menguntungkan, karena dalam tradisi lokal apabila seorang raja memeluk Islam, maka dengan sendirinya akan diikuti oleh mayoritas rakyatnya. Ini terjadi karena masih kuatnya penduduk pribumi memelihara prinsip-prinsip yang sangat diwarnai oleh hirarki tradisional.
Metodologi Penelitian
Buku "Metode Penelitian" adalah sebuah panduan komprehensif yang dirancang untuk membekali pembaca dengan pengetahuan mendalam tentang berbagai aspek dalam penelitian. Buku ini mengulas secara terperinci berbagai metodologi penelitian, baik kuantitatif maupun kualitatif, serta mengintegrasikan pendekatan campuran yang relevan dalam penelitian kontemporer. Mulai dari tahap perencanaan, pembentukan hipotesis, pemilihan metode, hingga pengumpulan dan analisis data, buku ini menyajikan langkah demi langkah yang perlu diikuti. Pentingnya etika penelitian dan penggunaan alat analisis statistik juga ditekankan, dengan tujuan untuk memastikan integritas dan validitas hasil penelitian. Selain itu, penulis memberikan contoh aplikatif dan studi kasus yang membantu pembaca memahami implementasi teori dalam praktik. Buku ini menjadi panduan esensial bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi yang ingin meningkatkan keahlian dalam metodologi penelitian.
METODOLOGI PENELITIAN ISLAM
Buku ini berisikan bahasan tentang pemahaman menyeluruh tentang dasar-dasar metodologis penelitian dalam perspektif Islam. Buku ini diawali dengan landasan filosofis bahwa Islam adalah agama yang mendorong umatnya untuk menuntut ilmu dan melakukan penelitian, sebagaimana tercermin dalam wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad, yakni perintah membaca. Buku ini mengupas secara sistematis berbagai pendekatan metodologis dalam penelitian Islam, mulai dari pendekatan kualitatif, kuantitatif, historis, hingga pendekatan filosofis dan psikologis. Dengan pendekatan ini, buku ini memperlihatkan bahwa penelitian dalam Islam harus sejalan dengan nilai-nilai syariat serta adaptif terhadap perkembangan zaman dan teknologi.
Metode penelitian kualitatif
Penelitian kualitatif sangat menarik, penting dan sangat bermanfaat karena melibatkan peneliti dengan hal-hal yang penting, dan dengan cara-cara yang penting. Melalui penelitian kualitatif kita dapat menjelajahi beragam dimensi dunia sosial dan pendidikan, termasuk tekstur dan jalinan kehidupan sehari-hari, pemahaman, pengalaman, dan imajinasi peserta penelitian, cara proses sosial, lembaga, wacana atau hubungan kerja, dan pentingnya makna yang dihasilkannya. Kita dapat melakukan semua ini secara kualitatif dengan menggunakan metode yang memperhatikan kekayaan, kedalaman, nuansa, konteks, multidimensi dan kompleksitas. Buku tentang penelitian kualitatif ini dibuat untuk menjembatani kesenjangan antara buku teks dan diskusi teoritis abstrak metodologi. Buku ini akan mendorong pembaca untuk terlibat secara aktif dalam melakukan penelitian kualitatif. Diharapkan buku ini dapat membantu penerapan teori secara mendasar dalam praktik penelitian dan untuk mengenali bagaimana penelitian dilakukan. Meskipun metode penelitian kualitatif adalah bidang yang sedang berkembang, namun masih ada kebutuhan nyata terkait buku yang mana mendukung pendekatan penelitian yang secara teoritis didasarkan pada penelitian kualitatif, dan juga dapat menangani masalah kualitas dan ketelitian penelitian. Buku ini membahas tentang esensi penelitian kualitatif secara luas, bagaimana hakikat dan rumusan masalah penelitian, pengkajian pustaka, populasi dan teknik sampling, keabsahan penelitian dan instrumen, teknik pengumpulan dan analisis data, serta bagaimana menyusun laporan hasil penelitian kualitatif. Semoga buku penelitian kualitatif ini bermanfaat dan berguna dalam membantu menciptakan peneliti kualitatif yang menghasilkan penelitian berkualitas tinggi.
BERDAYA BERSAMA: Pendekatan Holistik dalam Pengembangan Masyarakat di Bidang Kesehatan
Buku ini mengajak pembaca memahami bahwa kesehatan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh layanan medis, tetapi juga oleh faktor sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan yang saling terkait. Dengan pendekatan holistik, buku ini menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat, mulai dari perencanaan hingga evaluasi program kesehatan. Melalui pembahasan yang sistematis, pembaca akan diajak menelusuri konsep pemberdayaan, peran fasilitator, prinsip partisipasi, dan tahapan pengembangan masyarakat yang efektif. Buku ini juga menyajikan studi kasus nyata dari lapangan, yang menggambarkan bagaimana kolaborasi antara masyarakat, tenaga kesehatan, dan pemangku kebijakan dapat menciptakan solusi berkelanjutan bagi masalah kesehatan. Didesain untuk mahasiswa, praktisi kesehatan, pengelola program, dan relawan, buku ini memberikan panduan praktis yang dapat langsung diimplementasikan. Dengan bahasa yang mudah dipahami, Berdaya Bersama menjadi sumber inspirasi sekaligus panduan kerja dalam membangun masyarakat yang mandiri, sehat, dan berdaya.
Khutbah Jum'at
‘Benarkah engkau Uwais al-Qarni’, tanya Umar. ‘Benar’ Jawab Uwais. ‘Wahai Uwais al-Qarni, 10 tahun yang lalu Rasulullah SAW pernah mengatakan kepada kami, bahwa engkau adalah penghulunya surga, dan kami diperintahkan oleh Rasulullah untuk meminta do’amu wahai al-Qarni’. Maka do’akanlah kami whai Uwais al-Qarni. Tetapi jawaban Uwais al-Qarni sungguh mengejutkan mereka yaitu ‘Aku tak percaya bahwa engkau mengenal Nabi Muhammad SAW’. Terkejut Umar bin Khattab, bagaimana mungkin ia tidak kenal dengan Nabi Muhammad SAW. Selama ini ia berperang dengan Rasulullah, hidup bersama Rasulullah bahkan makan bersama Rasulullah. Maka berdirilah Ali bin Abi Thalib dan berkata kepada Uwais al-Qarni. ‘Wahai Uwais al-Qarni, tahukah engkau siapa aku?. ‘Aku adalah menantunya Rasulullah!. Bagaimana engkau mengatakan bahwa kami tidak kenal dengan Nabi Muhammad SAW’. Akan tetapi Uwais al-Qarni tetap mengatakan ‘Aku pun tidak percaya bahwa engkau kenal dengan Nabi Muhammad SAW’.